Chat masuk bareng. Siapa balas yang mana?

Semua chat customer dari empat aplikasi masuk ke satu papan tim. Tiap chat punya pemegang, status, label, dan batas waktu. Yang balas pertama, dia yang pegang.

Demo tanpa daftar Partner resmi Meta

Coba sendiri

Chat 20 sehari, satu HP cukup. Chat 200 sehari, butuh tim.

Begitu chat dibalas bareng beberapa admin, masalahnya bukan lagi membalas cepat, tapi membagi kerja.

Inbox chat biasa
WaKita
  • Tidak jelas siapa pegang chat

    Tiga admin membuka akun yang sama. Ada chat yang dibalas dua kali, ada yang tidak dibalas sama sekali karena masing-masing mengira yang lain sudah menjawab.

  • Janji ke customer terlupa

    "Besok saya kabari ya kak." Besoknya admin lain yang jaga, dan tidak ada yang tahu ada janji itu.

  • Status pesanan cuma ada di kepala admin

    Sudah bayar, sedang dikemas, atau masih tanya harga? Inbox hanya menunjukkan chat terbaru, bukan sampai mana tiap pesanan.

Bukan cuma inbox chat. Papan kanban untuk tim.

Inbox chat biasaWaKita
TampilanDaftar chat, yang terbaru di atasPapan kanban: satu kolom per status
Siapa pegang chatDibagi manual atau tidak jelasAdmin yang membalas pertama
Status pesananLabel manual, customer dikabari manualKolom papan dengan pesan otomatis
Janji ke customerDiingat sendiriBatas waktu, kartu terlambat ditandai
PrioritasSemua chat terlihat samaPrioritas, label, dan kategori per chat
Instagram, Messenger, DiscordDibuka di aplikasi masing-masingMasuk ke papan yang sama
  1. Toko buka. Chat pertama masuk.

    WhatsApp, DM Instagram, Messenger, dan DM Discord masuk ke satu papan. Tidak perlu buka empat aplikasi.

  2. Rina balas duluan, chat itu jadi miliknya.

    Admin yang membalas pertama otomatis memegang chat. Yang lain langsung tahu, jadi tidak ada chat yang dibalas dua kali.

  3. Jam makan siang, chat menumpuk.

    Dulu satu akun WhatsApp dibuka bareng di beberapa WhatsApp Web, chat jadi tumpang tindih. Sekarang tiap admin pegang chatnya sendiri, dan filter Perlu dibalas menunjukkan yang belum dijawab.

  4. Janji kirim penawaran besok jam 10.

    Dodi memberi batas waktu besok dan label VIP. Kalau besok lewat, kartunya ditandai terlambat, dan filter Hari ini menunjukkan semua janji yang harus beres.

  5. Sudah transfer? Geser ke Dikemas.

    Tiap kolom bisa punya pesan otomatis. Kartu digeser, customer langsung dikabari tanpa ada yang mengetik ulang.

  6. Chat dari Mama tidak ikut masuk.

    Nomor pribadi dan keluarga cukup dimasukkan ke Nomor diabaikan. Chatnya tidak tampil di papan dan tidak dibalas otomatis.

  7. Toko tutup, owner masih bisa cek dari HP.

    Buka dari browser atau pasang di layar utama seperti aplikasi. WhatsApp Business di HP juga tetap jalan seperti biasa.

Minta akses hari ini. Kami kabari lewat WhatsApp atau email.

WaKita masih tahap akses awal. Begitu dibuka, setup cukup beberapa menit.

  1. Hari ini1 menit

    Isi form akses awal

    Nama, usaha, dan nomor WhatsApp atau email. Tanpa telepon sales.

  2. Saat dibuka

    Kami kabari lewat WhatsApp atau email

    Pesan masuk ke kontak yang kamu isi di form.

  3. Setelahnya3 menit

    Hubungkan aplikasi chat & undang tim

    Login Facebook untuk WhatsApp, Instagram, dan Messenger, undang bot untuk Discord. Tiap admin punya login sendiri.

  4. 08:00besok pagi

    Tim siap balas

    Chat pertama langsung masuk ke papan.

Pertanyaan umum

Aplikasi chat apa saja yang didukung?

WhatsApp (API resmi), DM Instagram, Facebook Messenger, dan Discord. Semua chat masuk ke satu papan yang sama.

Apakah pakai WhatsApp resmi?

Ya. WaKita memakai WhatsApp Business API resmi dari Meta. Nomor disambungkan lewat login Facebook, tanpa scan QR.

Nomor saya masih bisa dipakai di HP?

Bisa. Pilih "Nomor WhatsApp Business" saat menyambung: chat tetap masuk di aplikasi WhatsApp Business di HP dan di WaKita.

Bisa untuk Instagram dan Facebook?

Bisa. DM Instagram dan Facebook Messenger masuk lewat satu Page Facebook, ke papan yang sama dengan WhatsApp.

Bisa untuk Discord?

Bisa. Undang bot WaKita ke server Discord dan pasang panel support dari halaman Koneksi akun. Member klik tombol di panel lalu chat lewat DM bot; chatnya masuk ke papan yang sama.

Bedanya dengan inbox chat biasa?

Inbox biasa menampilkan daftar chat. WaKita menampilkan papan: tiap chat jadi kartu di kolom sesuai statusnya, dengan pemegang, label, prioritas, dan batas waktu. Kartu digeser saat statusnya berubah, dan customer bisa dikabari otomatis.

Bisa atur status, label, dan batas waktu?

Bisa. Kolom papan jadi status, bisa diganti nama dan ditambah. Tiap chat bisa diberi label berwarna, prioritas, kategori, dan batas waktu, lalu papan dikelompokkan atau disaring berdasarkan itu.

Siapa yang pegang tiap chat?

Admin yang membalas pertama otomatis memegang chat itu. Owner dan manager bisa memindahkannya kapan saja.

Berapa admin yang bisa ikut?

Sampai 50 anggota per usaha, masing-masing dengan login sendiri sebagai owner, manager, atau agent.

Nomor pribadi saya ikut masuk?

Tidak, kalau dimasukkan ke daftar Nomor diabaikan. Chat dari nomor itu tidak masuk inbox dan tidak dibalas bot.

Nomor saya bisa diblokir?

WaKita memakai API resmi WhatsApp dari Meta, bukan WhatsApp Web yang di-scan QR, jadi menyambungkan nomor ke WaKita tidak melanggar aturan WhatsApp. Yang tetap harus dijaga: jangan kirim spam atau pesan promosi ke orang yang tidak pernah menghubungi kamu.

Data chat disimpan di mana?

Di server yang dikelola WaKita, lewat koneksi terenkripsi (HTTPS). Hanya anggota tim yang login bisa membukanya, dan data tersimpan selama akun aktif atau sampai kamu menghapusnya. Detailnya ada di kebijakan privasi.

Perlu install aplikasi?

Tidak. Buka dari browser, atau pasang di layar utama HP seperti aplikasi.

Berapa harganya?

Harga diumumkan saat akses dibuka. Demo bisa dicoba sekarang, gratis dan tanpa daftar.

Toko tutup. Semua chat ada pemegangnya.